Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon

Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon merupakan pesawat jet tempur berkecepatan supersonik yang dikembangkan oleh perusahaan pesawat General Dynamics, yang berlokasi di Amerika Serikat. Pesawat tempur ini pada awalnya didesain untuk pesawat terbang ringan, namun pada akhirnya berubah menjadi sebuah pesawat tempur multirole yang sangat populer di kalangan angkatan udara di seluruh dunia. Pesawat tempur F-16 Finghting Falcon ini sangat sukses di pasar ekspor dan digunakan oleh 24 negara selain Amerka Serikat, hal ini disebabkan oleh kemampuan Pesawat Tempur F-16 yang dapat digunakan di segala macam misi. Karena keunggulan, kelebihan, kecanggihan, kehebatan pesawat tempur F-16 ini, menjadi ia sangat populer di mata dunia internasional dan sudah dipakai oleh 25 angkatan udara. F-16 merupakan suatu proyek pesawat tempur negara yang paling besar dan signifikan, sejak tahun 1976 sekitar 4000 buah pesawat tempur F-16 sudah di produksi. Saat ini pesawat tempur F-16 sudah tidak diproduksi untuk angkatan udara Amerika Serikat, tapi masih diproduksi untuk ekspor.

Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon ini merupakan alat transportasi udara yang digunakan untuk kepentingan militer.

Pesawat tempur F-16 Fighting Falcon ini mempunyai kemampuan tempur yang sangat baik, dengan beberapa inovasi seperti:
  • Tutup kokpit yang tanpa bingkai, sehingga dapat memperjelas penglihatan.
  • Gagang pengendali samping untuk memudahkan kendali pesawat pada kecepatan tinggi.
  • Kursi kokpit yang didesain untuk mengurangi efek g-force pada pilot.
  • Desain pesawat tempur F-16 mampu menahan belokan pada percepatan 9 g.
General Dynamics menjual usaha produksi pesawat tempur miliknya kepada perusahaan pesawat lain, yakni Lockheed Corporation pada tahun 1993, yang kemudian menjadi bagian dari Lockheed Martin setelah merger dengan Martin Marietta pada tahun 1995.

Berikut adalah kumpulan foto Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon.

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon01
Foto Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon Sedang Terbang

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon 02
Foto Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon 03
Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon04
4 Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon 05
Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon 06
Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon Akrobat

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon 07
Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon Lag Ngebul

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon 08
Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon waow

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon 09
Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon 10
Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon 11
Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon

Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon 11
Pesawat Tempur F-16 Fighting Falcon

Transportasi Truk Peti Kemas



Pengertian Truk Peti Kemas

Truk peti kemas adalah sebuah kendaraan berupa truk yang digunakan untuk mengangkut barang peti kemas dari suatu tempat asal ke tempat tujuan. Truk peti kemas ini terdiri dari dua bagian, yaitu : kendaraan penarik yang disebut tractor head dan kereta tempelan untuk menempatkan peti kemas.  Transportasi truk peti kemas sering disebut juga Truk Kontainer.

 

Dimensi Truk Peti Kemas

Dimensi truk peti kemas ini adalah sebagai berikut:

Dimensi
Peti kemas 20 feet
Peti kemas 40 feet
Peti kemas 45 feet
Dimensi Luar
Panjang
6.058 m
12.192 m
13.716 m
Lebar
2.438 m
2.438 m
2.438 m
Tinggi
2.591 m
2.591 m
2.896 m
Dimensi Dalam
Panjang
5.758 m
12.032 m
13.556 m
Lebar
2.352 m
2.352 m
2.352 m
Tinggi
2.385 m
2.385 m
2.698 m
Bukaan Pintu
Width
2.343 m
2.343 m
2.343 m
Tinggi
2.280 m
2.280 m
2.585 m
Volume
33.1 m³
67.5 m³
86.1 m³
Berat Kotor
24,000 kg
30,480 kg
30,480 kg
Berat Kosong
2,200 kg
3,800 kg
4,800 kg
Berat Bersih
21,800 kg
26,680 kg
25,680 kg

Petikemas yang dapat diangkut dengan truk petikemas adalah peti kemas 20 kaki dengan konfigurasi sumbu trailer/kereta tempelan 1-2.2-2.2 dengan total 5 sumbu dan petikemas 40 kaki dengan menggunakan trailer dengan konfigurasi sumbu 1-2.2-3.2 dengan total 6 sumbu. Ketentuan di Indonesia melarang untuk mengangkut dua petikemas ukuran 20 kaki pada trailer yang digunakan untuk untuk petikemas 40 kaki. Kecenderungan dilapangan menunjukkan bahwa masih banyak terjadi pelanggaran jumlah sumbu pada truk petikemas bahkan diberapa daerah masih banyak ditemukan truk tronton dengan konfigurasi sumbu 1-2.2.2.2 digunakan untuk angkutan petikemas 20 kaki.

 

Trend dan manfaat Transportasi Truk Peti Kemas

Trend perkembangan transportasi truk peti kemas cenderung meningkat dengan cepat. Hal ini disebabkan karena intermodalitynya yang tinggi sehingga dapat mempermudah pekerjaan bongkar muat barang. Ini mengakibatkan biaya transportasi secara keseluruhan menurun dengan sangat significant. Selain itu keamanan dari barang yang diangkut lebih terjaga.

 

Video Transportasi Truk Peti Kemas

Berikut ini adalah Video Truk Peti Kemas


Volvo Trucks boosts safety on slippery winter roads




Foto Transportasi Truk Peti Kemas

Berikut ini adalah Foto Truk Peti Kemas

Foto Transportasi Truk Peti Kemas 1
Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 1

Foto Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 2
Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 2

mobil truk peti kemas mainan.
Yang ini mah mobil truk peti kemas mainan.

Foto Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 3
Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 3

Foto Gambar Transportasi mobil Truk Peti Kemas 4
Gambar Transportasi mobil Truk Peti Kemas 4

Foto Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 5
Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 5

Foto Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 6
Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 6

Foto Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 7
Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 7

Foto Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 8
Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 8

Foto Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 9
Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 9

Foto Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 10
Gambar Transportasi Truk Peti Kemas 10

Alat Transportasi Hovercraft

Kapal bantalan udara atau hovercraft adalah suatu kendaraan yang berjalan di atas bantalan udara (air cushion). Bantalan udara tersebut ditimbulkan dengan cara meniupkan udara ke ruang bawah kapal ini (plenum chamber) melalui skirt (sekat yang lentur) sehingga tekanan udara di dalam plenum chamber lebih tinggi daripada tekanan udara luar sehingga timbul gaya angkat.

Untuk menggerakkan kapal bantalan udara, digunakan gaya dorong yang diperoleh dari baling-baling seperti pada pesawat udara. Gaya angkat kapal ini bekerja pada penampang yang luas, sehingga tekanan terhadap tanah atau air (ground pressure) yang ditimbulkan tidak besar. Dengan demikian, kendaraan ini dapat berjalan di atas lumpur, air maupun daratan dengan membawa beban yang cukup berat. Karena tidak adanya kontak langsung antara hovercraft dan permukaan daratan atau air, maka hambatan yang terjadi kecil sehingga hovercraft dapat melaju dengan kecepatan tinggi.

 

Prinsip Kerja Hovercraft

Prinsip penggunaan bantalan udara ini pertama kali dirancang oleh John Thorneycroft pada tahun 1879. Pada tahun 1953, dikembangkan oleh Christoper Cockerell, juga dari Inggris. Ternyata metode baru Cockerell ini dinilai sebagai salah satu percobaan yang berhasil menakjubkan.

Prinsip Cockerell ini pada memerangkap udara ke dalam bantalan yang dipasang sebagai hull kapal, dengan tujuan menghilangkan geseran pada hull kapal dari permukaan air, yang menurutnya aka memperlambat jalannya kapal seperti pada kapal konvensional. Proses itu tercapai dengan cara meniupkan udara kedalam bantalan yang dipasang pada dasar kapal, untuk menimbulkan pendangkalan ke atas dan ke bawah dengan tekanan yang lebih ringan dari atmosfer, dan memerangkap udara yang masuk dengan tabir udara yang bertakanan tinggi di sekitar sisi hull. Udara yang diperangkap dalam bantalan itu menghasilkan daya angkat sampai tiga kali lebih besar dibandingkan bila memasukkan udara secara langsung kedalam bantalan. Cockerell menciptakan model free-flight dengan menggunakan sistem ini diikuti konstruksi hovercraft bersekala penuh.

Pada tahun 1961, diperkenalkan sistem baru yang dikenal sebagai "Flexible Skirt System" yaitu menggunakan material karet sebagai penutup sisi bantalan sekitar hull sehingga penutup ini menyerupai rok yang dinamakan skirt. Hal itu dilakukan untuk menutup biaya produksi dan fungsi rok ini untuk menggantikan fungsi tabir udara dalam pengisian bantalan. Dengan penggunaan bantalan sebagai dasar kapal berarti resistan air menjadi kecil dan dengan dorongan tenaga propeler, kecepatan akan tiga kali lebih besar dibandingkan dengan kapal biasa. Selain itu, bantalan udara yang terbuat dari karet yang kuat memungkinkan kapal jenis ini dapat bergerak diberbagai medan, tidak hanya di air namun juga dirawa-rawa.

 

Komponen Utama Hovercraft

  • Lambung yakni badan kapal yang dapat dibuat dari aluminium ataupun serat kaca yang dibuat kedap air. Rongga di dalam lambung ini diisi dengan busa poliuretana yang membuat hovercraft tetap mengapung jika terjadi kebocoran pada lambung.
  • Skirt yaitu bagian hovercraft yang berfungsi untuk menahan udara di bawah hovercraft agar tidak mudah keluar. Skirt terbuat dari tekstil yang dilapisi karet untuk menjaga agar udara tetap berada di dalam ruang di bawah lambung kapal.
  • Sumber tenaga hovercraft biasanya disediakan oleh mesin diesel atau bensin. Mesin digunakan untuk memutar baling-baling yang akan menghasilkan gaya dorong.

 

Jenis-jenis Hovercraft


  • Open Plenum
Jenis ini menggunakan konstruksi ruang terbuka dengan sebuah ruang besar yang berisi udara bertekanan tinggi. Konstruksi semacam ini memerlukan tenaga/energi yang besar untuk menjamin adanya tekanan yang cukup tinggi.

  • Peripheral Jet
Konstruksi rancangan Sir Christoper Cockerel memakai jet annular (cincin), udara dipompa ke sekeliling sisi kendaraan. Tenaga yang diperlukan lebih sedikit, untuk membangkitkan alas bantalan udara secara terus menerus.

  • Plexible Skirt
Pada konstruksi ini, selubung flexible pada jet annular menyebabkan penambahan ketinggian letak hovercraft sampai 10 kali lipat, dengan demikian hovercraft dapat melintasi medan darat yang permukaannya tidak rata maupun medan pantai yang kurang baik.

  • Fixed Wall
Pada konstruksi ini, hovercraft dengan dinding sisi yang baku ini dikenal dengan itilah CAB (Capture Air Bubble atau Gelembung Udara yang Diperangkap), dilengkapi dengan selubung yang bagian ringkas pada sisi haluan sedangkan dinding sisi dapat menutup rapat bantalan udara pada bagian bawah kendaraan.

Pada hovercraft, jenis selubung yang lain dari bantalan angin yang lazim berupa kantung yang ringkas dengan tonjolan yang berdungsi sebagai penjejak dengan permukaan yang dilalui dan membentuk sekat penutup di sekitar bantalan udara.

 

Sejarah Hovercraft

Rancangan kendaraan mirip hovercraft yang pertama dicatat adalah pada tahun 1716 oleh Emanuel Swedenborg, seorang perancang, filsuf dan teolog Swedia. Rancangannya berupa sebuah kendaraan berbantalan udara bertenaga manusia dengan sebuah kokpit di tengah. Pada pertengahan 1980-an, seorang insinyur Britania Raya bernama Sir John Isaac Thornycroft membuat sejumlah model kendaraan yang menggunakan udara di antara badan kendaraan dan air untuk mengurangi hambatan (drag). Walaupun ia mematenkan sejumlah paten yang berhubungan dengan lambung kapal yang memakai udara untuk mengurangi hambatan pada 1877, tidak ada satupun dari patennya yang diaplikasikan.

 

Penggunaan Hovercraft

Setelah mengalami berbagai penyempurnaan teknis, hovercraft mulai diproduksi secara pabrikan. Pabrik yang pertama kali memproduksi adalah Saunders-Roe, yang dibiayai oleh Britain's National Research Development Corporation yaitu tipe SR. N1, sampai kemudian diproduksi jenis SR. N4 berkapasitas 254 penumpang dan 30 kendaraan.

Namun sangat disayangkan, perkembangan hovercraft yang ditanggapi berbagai kalangan bidang kemaritiman, terkesan kurang populer, bukan karena kemampuannya yang disangsikan, namun strategi pemasaran dari pihak produsennya yang kurang begitu menjangkau dunia luas. Berbagai negara dianggap lamban dalam penggunaan dan pengembangan hovercraft. Padahal bila ditinjau dari segi biaya, pembuatan hovercraft dewasa ini lebih murah dibandingkan dengan pembuatan kapal perang konvensional. Menurut konsultan Amerika Serikat, Lavis Associates, banyak negara-negara yang memiliki potensi bahan baku karet alam yang nantinya dipergunakan khususnya jenis SIR-5L ataupun SIR-10, kemudian studi dengan memperhitungkan pembiayaan pembuatan, penggunaan propulsi diesel sebagai pengganti propeler udara dan dari segi ekonomis juga timbul dalam perancangannya.

Untuk penggunaan di bidang sipil, sejauh ini hanya Inggris yang menggnakannya untuk kepentingan konvensional. Perusahaan Hoverlloyd mengoperasikan hovercraft sebagai sarana angkutan laut jarak dekat dengan memperoleh keuntungan dengan mengoperasikannya.

Penggunaan Hovercraft justru lebih banyak dibidang militer, dengan pertimbangan pakar strategi, hanya 17 persen dari garis pantai diseluruh dunia yang mampu didarati oleh kapal pendarat konvensional. Sedangkan 73 persen dari garis pantai di seluruh dunia hanya dapat dipakai oleh kapal pendarat jenis hovercraft serta 10 persen sisanya merupakan medan yang sama sekali tidak dapat dijangkau dengan kapal/perahu pendarat dari jenis-jenis yang ada saat ini, karena merupakan tebing yang tinggi dan curam serta memiliki kontur yang sangat tidak menguntungkan.

Dari negera yang mengoperasikan hovercraft di bidang militer, tercatat Inggris yang banyak mengoperasikannya. Pabrik terbesar yang kemudian memproduksi hovercraft adalah British Hovercraft Corporation (BHC). Militer Inggris mengoperasikan yakni type BH7Mk20 yang dibuat tiga versi diantaranya penyapu ranjau, serbu cepat dan pendukung logistik.

Varian lain yakni SR. N6 Mk6 sebagai sarana angkut persoel dan patroli, kemudian varian AP1-88 sebagai multy-duty hovercraft yang dibuat berbagai versi diantaranya penyapu ranjau, antikapal selam, SAR-patroli pantai, serbu amfibi, pendukung logistik serta keperluan polisi perairan dan bea-cukai. Type AP1-88 digolongkan dalam jenis LCVP (Landing Craft Vehicle Personnel).

Angkatan Laut Amerika Serikat maupun korp marinirnya mengoperasikan Hovercraft type LCAC-1 (Landing Craft Air Cushion) yang diproduksi oleh Textron, sebagai sarana penunjang operasi pendaratan amfibi Korps Marinir Amerika Serikat (USMC). Mampu membawa satu unit tank tempur utama tupe M1A1 Abrams atau empat unit LAV sekalikus dan beberapa personel maupun bekal. Sementara itu, Amerika Serikat mengoperasikan hovercraft jenis ringan atau kecil guna kepentingan patroli sungai yang efektif, dari type PACV (Patrol Air Cushion Vehicle) sementara kalangan AS sendiri menyebut hovercraft sebagai Air Cushion Vehicle.

Sementara Rusia (dulu Uni Soviet) memproduksi hovercraft yang diproduksi dalam tiga jenis yakni kelas Aist berbobot 250 ton dengan kemampuan membawa empat unit tank ringan jenis PT-76 atau satu buah tank tempur utama jenis T-72M, atau membawa 220 personel dengan perlengkapan dan kapasitas jelajahnya mulai dari tengah laut hingga masuk melalui garis pantai. Kemudian kelas Lebed berbobot 85 ton dan kelas Gus berbobot 27 ton. Untuk keperluan yang akan datang, negara-negara ini akan meningkatkan kemampuan hovercraft yang dioperasikannya.

Negara-negara lain yang banyak menggunakan Hovercraft yakni negara di Afrika (tidak disebutkan) dengan jenis produksi British Hovercraft Corporation (BHC), kemudian negara Timur-Tengah (juga tidak disebutkan negaranya) banyak menggunakan hovercraft lansiran BHC dengan type BH7 Mk20 versi multirole hovercraft, berkemampuan sebagai sarana serbu amfibi, antikapalselam, serbu cepat dan pembawa rudal.

Di Asia, Jepang dikabarkan tertarik untuk memproduksi dan mengoperasikan hovercraft, meski masih belum jelas pengembangan dan operasionalnya. Kemudian tercatat Singapura yang juga ikut memproduksi Hovercraft. Atas rancangan dari Britain's Air Vehicle Ltd, Inggris, Singapura memproduksi hovercraft dengan nama Tiger-40 yang berkemampuan angkut 3, 25 ton dengan kecepatan maksimum 35 knot di air dan 20 knot didarat. Disebut-sebut menggunakan empat mesin diesel type pendingin udara pabrikan Deutz type BF6L913C dengan kapasitas bahan-bakar 820 liter dengan konsumsi 109 liter/jam. Hovercraft ini digunakan sebagai versi angkut personel dan angkut kendaraan. Hovercraft Singapura ini diproduksi oleh Singapore Shipbuilding And Engineering Ltd. Namun belum ada kabar tentang kelanjutan penggunaan hovercraft versi Singapura tersebut.

Video Tentang Hovercraft 

U.S. Military Hovercraft Transporter 



Hovercraft Christy 6143 / Christy 6183 Best of the Best (Long Version)


 

WORLDS LARGEST HOVERCRAFT


Berikut adalah kumpulan gambar hovercraft:


Alat Transportasi Hovercraft 01
Alat Transportasi Hovercraft 01

Alat Transportasi Hovercraft 02
Alat Transportasi Hovercraft 02

Alat Transportasi Hovercraft 03
Alat Transportasi Hovercraft 03

Alat Transportasi Hovercraft 04
Alat Transportasi Hovercraft 04

Alat Transportasi Hovercraft 05
Alat Transportasi Hovercraft 05

Alat Transportasi Hovercraft 06
Alat Transportasi Hovercraft 06

Alat Transportasi Hovercraft 07
Alat Transportasi Hovercraft 07

Alat Transportasi Hovercraft 08
Alat Transportasi Hovercraft 08

Alat Transportasi Hovercraft 09
Alat Transportasi Hovercraft 09

Alat Transportasi Hovercraft 10
Alat Transportasi Hovercraft 10

Alat Transportasi Hovercraft Militer
Alat Transportasi Hovercraft Militer

Alat Transportasi Hovercraft
Alat Transportasi Hovercraft

Tank Kendaraan Tempur Lapis Baja

Kendaraan tempur lapis baja (armoured fighting vehicle, AFV) adalah sebuah kendaraan tempur militer yang memiliki lapisan baja sebagai pelindung serta dipersenjatai dengan senjata api. Kendaraan tempur lapis baja ini dirancang agar dapat berjalan pada medan yang sulit.

Jenis-jenis Kendaraan Tempur Lapis Baja

Kendaraan tempur tank lapis baja dapat dibagi menurut peran dan karakteristiknya.

Main Battle Tank

Main battle tank adalah kendaraan tempur lapis baja, yang berjalan menggunakan roda tapak, sehingga mempunyai mobilitas yang tinggi untuk berjalan dengan lancar di segala medan operasi.
Ciri utama MBT ini adalah pelindungnya berupa lapisan baja yang berat dan kuat, mempunyai senjata berupa meriam yang besar, serta mempunyai pergerakkan yang tinggi di segala medan dengan Lancar. Harga kendaraan MBT ini adalah mahal dan memerlukan persediaan logistik yang banyak, meskipun begitu, tank adalah senjata sangat tangguh dan serba-bisa pada medan perang modern, dikarenakan kemampuannya untuk menghancurkan target darat apapun, dan shock value-nya terhadap infanteri. Berikut adalah kumpulan foto atau gambar Tank Lapis Baja:

Foto Kendaraan Tempur Lapis Baja Tank
Gambar Tank Kendaraan Lapis Baja
Foto Main Battle Tank MBT-70
Gambar MBT-70 Main Battle Tank
Foto Russian T-95 main battle tank
Gambar Russian T-95 main battle tank
Foto MBT T-90
Gambar T-90 main battle tank


Kendaraan Tempur Pengangkut Personel Lapis Baja

Kendaraan pengangkut personel lapis baja (bahasa Inggris: Armoured personnel carrier atau APC) adalah kendaraan tempur lapis baja ringan yang dirancang untuk mengangkut para prajurit infanteri di medan perang. Kendaraan APC biasanya hanya memiliki senapan mesin saja, tapi varian-variannya bisa saja dilengkapi dengan senjata meriam, peluru kendali anti-tank, atau mortir. Kendaraan APC ini sebenarnya tidak dibuat untuk melakukan peperangan langsung, melainkan untuk membawa prajurit infanteri secara aman terlindungi dari tembakan senjata ringan dan pecahan-pecahan ledakan. Kendaraan APC bisa menggunakan roda ban biasa maupun roda rantai.

Foto APC M3 Bradley
Gambar Tank APC M3 Bradley

Foto Armoured personnel carrier APC
Gambar Tank Armoured personnel carrier

Foto Kendaraan Tempur Pengangkut Personel Lapis Baja
Gambar Kendaraan Tempur Pengangkut Personel Lapis Baja

Foto Kendaraan pengangkut personel lapis baja
Gambar Kendaraan pengangkut personel lapis baja


Kendaraan Tempur Lapis Baja Infanteri

Kendaraan tempur lapis baja infanteri (bahasa Inggris: Infantry fighting vehicle atau IFV) adalah kendaraan pengangkut prajurit infanteri berlapis baja yang mempunyai persenjataan yang lebih berat, dan mampu digunakan untuk pertarungan secara langsung. Kendaraan lapis baja ini mempunyai lapisan pelindung baja yang lebih tebal dari pengangkut personel lapis baja, dan mempunyai persenjataan yang dapat menghancurkan pengangkut personel lapis baja lawan, seperti meriam otomatis dan peluru kendali anti-tank.

Kendaraan seperti ini sudah digunakan untuk menggantikan peran tank ringan, digunakan untuk pengintaian, serta juga dipakai oleh satuan penerjun payung yang tidak mungkin membawa tank yang berat.

Panser

Kendaraan panser, disebut penghancur tank (Tank destroyer), dipakai untuk memberikan dukungan melawan tank pada operasi bertahan atau mundur. Kendaraan ini dapat dipersenjatai dengan meriam anti-tank atau dengan peluru kendali anti-tank.

Kendaraan penghancur tank ini tidak dapat menggantikan tank, karena kendaraan panser tidak fleksibel seperti tank, karena kendaraan panser ini tidak memiliki perlindungan terhadap infanteri yang baik. Tetapi kendaraan panser lebih murah biaya produksinya dan juga biaya perawatannya dibandingkan dengan tank.


Kendaraan Lapis Baja Tank Altileri

Kendaraan Lapis Baja Tank Altileri adalah sebuah meriam artileri yang diberikan alat transportasi terintegrasi, yang bisa merupakan badan kendaraan lapis baja dengan roda rantai maupun roda biasa. Ini membuat tank artileri dapat berjalan dengan lebih cepat, mengikuti kecepatan peperangan lapis baja, membuatnya dapat bergerak dan mencapai jarak jangkau dengan cepat, serta menghindari serangan artileri balasan dan serangan senjata ringan.

Kendaraan Meriam Serbu adalah tank artileri yang fungsinya untuk mendukung pasukan infanteri. Kendaraan tank altileri biasanya dipersenjatai dengan meriam otomatis yang dapat menembakkan peluru berdaya ledak tinggi, cocok untuk melawan tentara musus yang bersembunyi di parit.


Kendaraan Roda Tiga Bemo

Bemo adalah kendaraan bermotor roda tiga, dua roda belakang dan satu roda depan. Bemo merupakan singkatan dari Becak Motor. Kendaraan digunakan sebagai alat transportasi angkutan umum di kota-kota besar di Indonesia. Awal banyak mulai dipergunakan Bemo sebagai angkutan umum yaitu pada tahun 1962.

Tujuan dipergunakannya Bemo sebagai angkutan umum di jakarta adalah untuk menggantikan becak. Namun rencana ini tidak berhasil. 

Asal Mula Kendaraan Roda Tiga Bemo
Bemo yang awal mulanya beroperasi layaknya taksi, belakangan daerah operasinya dibatasi di jalur-jalur tertentu saja, dan akhirnya disingkirkan ke rute jalur yang tak disentuh oleh bus kota. Pada tahun 1971 bemo di jakarta mulai disingkirkan, disusul oleh kota lain seperti Kota Surabaya dan Kota Malang pada tahun yang sama. Pada 1979, Pemerintah Daerah Surakarta mengambil langkah yang sama.

Di negara jepang, negara asal kendaraan roda tiga bemo, alat transportasi ini tidak dimaksudkan untuk digunakan sebagai angkutan manusia, melainkan sebagai alat angkutan barang. Ketika dipergunakan sebagai angkutan manusia, ruangan beserta tempat duduk penumpang yang tersedia sangat sempit. Kapsitas maksimal kendaraan bemo untuk mengangkut penumpang adalah 8 orang, enam orang duduk di kursi bagian belakang dan dua orang dududk di kursi bagian depan, termasuk pengemudi bemo. Saking sempitnya, penumpang yang duduk di bagian belakang tidak jarang harus duduk berdesak-desakan beradu lutut dengan penumpang lain. Situasi seperi ini, menumpang bemo dapat menimbulkan kenangan manis tersendiri, khususnya bagi penumpang yang bertemu jodoh di kendaraan bemo.

Saat pabrik negara asal bemo, jepang, tidak lagi membuat produksi suku cadangnya, kendaraan roda tiga bemo di Indonesia masih mampu bertahan karena banyak bengkel yang bisa membuat suku cadang tiruannya.

Sekarang ini kendaraan roda tiga bemo sudah banyak dihapuskan dari program angkutan kota karena bemo dianggap sudah terlalu tua, tidak aman lagi dan asapnya menyebabkan polusi. Namun di beberapa daerah bemo masih mampu bertahan dan sukar untuk dihapuskan.

Berikut adalah Kumpulan Gambar Bemo Roda Tiga


Kendaraan Roda Tiga Bemo lagi berjajar
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo lagi berjajar

Kendaraan Roda Tiga Bemo
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo

Kendaraan Roda Tiga Bemo
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo

Kendaraan Roda Tiga Bemo
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo

Kendaraan Roda Tiga Bemo
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo

Kendaraan Roda Tiga Bemo
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo

Kendaraan Roda Tiga Bemo
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo

Kendaraan Roda Tiga Bemo
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo

Kendaraan Roda Tiga Bemo
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo

Kendaraan Roda Tiga Bemo
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo

Kendaraan Roda Tiga Bemo
Foto Gambar Kendaraan Roda Tiga Bemo


Beberapa Video tentang Kendaraan Roda Tiga Bemo

Bemo 47 thn Masih Menjadi Andalan, apa kata dunia?



Bemo Tua Masih Beroperasi di Ibu Kota